”MENUJU SURABAYA JAYA YANG AMAN DAN SEJAHTERA UNTUK SEMUA”
Juni 1st, 2010 by kungFu Dukung Fandi Utomo walikota Surabaya 2010-2015Tempat & Tanggal lahir: Mojokerto, 7 Januari 1968
Alamat : JL. Gayungsari Barat II/ No.6 Surabaya
Pekerjaan : Pengusaha
Agama : Islam
Istri : Lucy Dyah Hendrawati, S.Sos, M.Kes (Dosen UNAIR)
Anak : 1. Nyalaliska Wardhianingtyas
2. Sofyar Satrio Utomo
3. Bramantyo Aufar Rahmat Utomo
Riwayat pekerjaan
- Dosen Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Industri, ITS (1993-2004)
- Vice Chairman Madura Industrial Seaport City (MISI) (2006-sekarang)
- Komisaris dan Pemilik beberapa perusahaan.
Riwayat organisasi
- Ketua Tim Kampanye SBY-JK Jawa Timur Pilpres 2004
- Sekretaris Dewan Pakar PW Dewan Masjid Indonesia, Jawa Timur.
- Wakil Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Timur.
- Mustasyar Majelis Wilayah Cabang Nahdlatul Ulama (MWC – NU) Kec. Gayungan.
- Pembina Yayasan Ta’mirul Masjid Kemayoran Surabaya.
- Mustasyar Tarbiyah Islamiyah Jawa Timur.
- Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim.
KOL. (P) YULIUS BUSTAMI
Tempat & Tanggal lahir: Bukit Tinggi, 21 Juli 1965
Alamat : Jl. Teluk Penanjung 8, Perak Utara, Surabaya
Pekerjaan : Kolonel (P) TNI AL
Agama : Islam
Istri : Emi Megaria
Anak : Fajar Yumira
Riwayat Pekerjaan
- KRI Armada Timur (1988)
- Komandan Sekolah KOPASKA TNI AL (2005-2008)
- Komandan KOPASKA (2008-2010)
Tanda Jasa
- Satya Lencana Gom VIII
- Satya Lencana Dwi Jaya Sista
- Satya Lencana Santi Darma
- Satya Lencana Kesetiaan.
- Award of Philippine Republic
- Presidential Unit Citation Badge
- Award of Bronze Cross Medal
- Organization Islamic Comitte
Visi
Aman-Sejahtera dalam Kota Surabaya yang Damai, Maju, Berdaya Saing, Berkeadilan, dan Berkelanjutan Untuk Semua.
Misi
1. Mewujudkan pemerintahan kota yang melaksanakan prinsip-prinsip tata – kelola pemerintahan yang baik (good governance).
2. Mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan untuk semua dengan kesempatan beribadah, belajar, bekerja dan berusaha seluas-luasnya.
3. Mengembangkan Kota Surabaya menuju:
ü Kota industri dan maritim yang menjadi poros perdagangan nasional dan regional.
ü Kota yang nyaman dan berdaya saing tinggi.
ü Kota yang berkelanjutan (sustainable city).
ü Etalase produksi dan seni budaya Jawa Timur.
SASARAN DAN PROGRAM
1. Memastikan Pemerintahan Kota Surabaya yang hadir dan melayani, dengan terselenggaranya fungsi pemerintahan dan pelayanan publik yang efektif, transparan, dan berkualitas untuk semua, melalui :
ü Peningkatan kesejahteraan, kapasitas dan kompetensi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
ü Penempatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sesuai dengan kapasitas dan kompetensinya.
ü Menghapus berbagai hambatan di birokrasi, termasuk Pungli dan Korupsi.
ü Memperjelas regulasi, menjamin kepastian hukum dan menjamin konsistensi dalam pelaksanaanya.
ü Pendelegasian kewenangan yang lebih luas dan terukur sampai ke Kelurahan.
ü Menghadirkan pelayanan prima, terpadu, dan terukur yang pro poor, pro job dan pro business.
ü Terbukanya akses dan komunikasi seluas luasnya bagi warga.
2. Mewujudkan infrastruktur dan suprastruktur perdagangan, industri dan jasa yang berdaya saing secara nasional dan regional, untuk memaksimalkan peran Surabaya sebagai kota maritim, melalui :
ü Peningkatan kapasitas dan kualitas kawasan Pelabuhan Surabaya yang memperlancar ekpor impor, menguatkan industri yang sudah ada, membuka peluang untuk berkembangnya industri baru, serta membuka peluang semakin berkembangnya ekonomi yang berbasis sumber daya maritim (Marine Economics).
ü Membentuk dan meningkatkan poros-poros perdagangan regional dan international.
3. Tersedianya lapangan kerja seluas-luasnya dan peng-anekaragaman sumber-sumber kesejahteraan untuk semua, dengan memberikan penekanan kuat kepada kemaritiman kota Surabaya, dengan :
ü Mendorong Peningkatan PDRB Surabaya hingga mendekati Rp. 200 Triliun, dengan pertumbuhan ekonomi dan investasi yang memadai serta peningkatan PAD Surabaya hingga mendekati Rp. 4 Triliun.
ü Mendorong industri perikanan dan pengolahan hasil laut yang maju, dengan memajukan usaha nelayan Surabaya.
ü Mewujudkan wisata bahari Surabaya.
ü Menurunkan angka pengangguran hingga mendekati 1%.
4. Terwujudnya kesempatan berusaha yang seluas-luasnya, dengan memperhatikan kesempatan untuk mendapatkan akses terhadap pasar, sumber pembiayaan, sumber barang, sarana produksi dan mutu, dengan :
ü Kemudahan Perijinan, Investasi dengan tetap memperhatikan aspek sustainabilitas kota.
ü Mendorong terjadinya transformasi sistem produksi di masyarakat, menuju usaha yang lebih berorientasi industri dan pasar, melalui berbagai program dan kerjasama.
ü Memperkuat peran dan pengelolaan pasar tradisional dan pengelolaanya bagi terselenggaranya ekonomi kerakyatan yang unggul dan mandiri serta menjadikan peran pasar induk sebagai rantai penyedia produk (supply chain), konsolidasi kelembagaan pedagang dan konsolidasi kelembagaan keuangan.
ü Pembinaan yang berkelanjutan pada usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan kewirausahaan lainnya, termasuk pembinaan dan penataan usaha-usaha informal.
5. Peningkatan fasilitas publik dan infrastruktur yang memadai bagi warga, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus, dengan :
ü Peningkatan dan pengembangan, sarana, prasarana dan moda transportasi publik secara memadai, termasuk memperbaiki pengaturan lalu lintas dan sistim perparkiran.
ü Peningkatan dan pengembangan sarana dan prasarana publik serta ruang terbuka hijau.
ü Revitalisasi dan pengembangan ikon Surabaya.
6. Pengelolaan modal sosial, modal budaya dan modal finansial secara optimal, bijaksana dan berperspektif gender, dengan :
ü Mengembangkan Surabaya sebagai etalase produksi dan seni budaya Jawa Timur.
ü Mendorong upaya-upaya peningkatan keamanan.
ü Mendorong kerukunan antar umat beragama dan antar warga.
ü Menumbuhkan karakter “Suroboyoan” sebagai basis budaya lokal yang konstruktif bagi pengembangan kota Surabaya, ditengah tantangan globalisasi. Dan, menjadikannya sebagai sarana pengembangan ekonomi kreatif.
ü Melakukan aset manajemen terhadap aset-aset yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) dalam rangka peningkatan kemampuan keuangan.
ü Mendorong pengembangan Industri Jasa Keuangan untuk menopang perekonomian Surabaya.
ü Mendorong penyelesaian Tanah Surat Ijo.
7. Terwujudnya sumberdaya manusia yang berkualitas, melalui :
ü Wajib belajar 12 tahun.
ü Peningkatan dan pengembangan sarana dan prasarana belajar.
ü Membuka akses seluas-luasnya pada pendidikan tinggi kepada semua warga.
ü Pengembangan karakter dan akhlaq mulia bagi generasi muda.
ü Pembinaan kepada pondok-pondok salafiyah, masjid dan mushollah, madrasah diniyah dan peningkatan kesejahteraan guru-guru ngaji dan guru-guru sekolah minggu, guru-guru sekolah swasta dan guru tidak tetap.
ü Peningkatan sarana dan prasarana kesehatan.
ü Meningkatkan akses pelayanan kesehatan kepada semua warga.
ü Peningkatan kesehatan dan gizi bagi Ibu dan Anak.
ü Pembinaan olahraga untuk kesehatan dan prestasi.
ü Memajukan peranan perempuan dalam kaitannya dengan peningkatan kesejahteraan keluarga dan kesetaraan perempuan.
ü Pengelolaan kependudukan, pengendalian pertumbuhan penduduk dan urbanisasi.
ü Meningkatkan akses pada pendidikan khusus kepada semua warga sesuai tuntutan kesempatan kerja dan usaha.
8. Pengelolaan dan penataan kota yang nyaman yang mendukung kelangsungan ekologis dan efektif secara ekonomis, dengan :
ü Mengembangkan perencanaan dan pengelolaan kota secara lebih partisipatif.
ü Menerapkan prinsip tata kota yang efektif, efisien, proporsional, berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
ü Merehabilitasi sungai-sungai Surabaya, memperbaiki sanitasi dan pengolahan sampah warga, serta memperbaiki fungsi drainase kota sehingga Surabaya bebas banjir.
